Cari artikel
Baru Mengenal Airdrop? Mulai dari Sini
Pahami airdrop, persiapan dasarnya, dan alasan hadiah tidak bisa dipastikan.
Airdrop adalah pembagian token, yaitu aset kripto, ke sejumlah alamat wallet atau dompet digital. Proyek biasanya menggunakannya untuk memperkenalkan layanan atau memberi penghargaan kepada pengguna awal.

Setiap proyek punya ketentuan sendiri. Menyelesaikan aktivitas belum tentu membuatmu mendapat token, terutama jika belum ada pengumuman resmi tentang airdrop.
Untuk mulai belajar, siapkan:
- Wallet yang mendukung jaringan proyek. Pahami cara menggunakannya sebelum menghubungkannya ke aplikasi.
- Sumber resmi yang sudah kamu periksa, seperti situs dan dokumentasi proyek. Simpan alamatnya agar mudah dibuka kembali.
- Catatan sederhana berisi nama proyek, aktivitas, tanggal, status, dan biaya yang kamu keluarkan.
Token yang dibagikan gratis tetap bisa melibatkan biaya saat beraktivitas. Di Ethereum, misalnya, transaksi memerlukan biaya jaringan yang disebut gas fee.
Tentukan batas waktu dan biaya sejak awal; jangan menambah transaksi hanya karena berharap hadiah lebih besar.
Misalnya, kamu sudah mencoba sebuah aplikasi, tetapi proyeknya belum mengumumkan airdrop. Catat aktivitas itu sebagai selesai, sementara status hadiahnya tetap belum diketahui. Rumor atau perkiraan komunitas belum menjadi janji dari proyek.
Jaga informasi pemulihan wallet, atau seed phrase, dan kunci privatmu tetap rahasia. Jangan memasukkannya ke situs klaim atau mengirimkannya lewat chat.
Langkah pertama hari ini: pilih satu proyek, simpan sumber resminya, lalu baca tujuan dan persyaratannya. Sebelum menghubungkan wallet, pastikan kamu memahami situs yang dibuka dan permintaan aksesnya.